Air Travel Surges by 123%! (Beware of Misleading Data Like That)

Neil Irwin, The New York Times:

When something falls by 10 percent and then rises by 10 percent, it might seem as if it ends up back where it started. But that’s not how the math works.

A 10 percent drop from 100 to 90, followed by a 10 percent gain, would return it only to 99. With bigger swings, those effects become more striking. A 40 percent drop followed by a 40 percent gain would result in a quantity 16 percent below the starting point.

Tulisan Irwin mengingatkan kita bagaimana penggunaan persentase dalam menampilkan data dapat membuat orang-orang salah memahami data. Ia juga menekankan bahwa kita perlu berhati-hati ketika mengunyah data-data yang beredar, terutama di saat keadaan sedang tidak normal seperti sekarang ini.

The Man Who Thought Too Fast

Sebuah artikel di The New Yorker yang membahas profil Frank Ramsey (filsuf, ekonom, dan matematikawan dari Cambridge).

Hasil Survei terhadap Ekonom terkait Kebijakan saat Krisis Covid-19

Rizki Nauli Siregar, dkk:

Kami melakukan survei diantara para ekonom untuk mengetahui pendapat mereka tentang kebijakan PSBB, KK, atau KW dan dampaknya terhadap ekonomi. Ekonom dianggap dapat melakukan proyeksi dampak penerapan intervensi kebijakan kesehatan masyarakat terhadap ekonomi Indonesia. Mereka pula dapat memberikan pertimbangan apakah kebijakan PSBB, KK atau KW tetap perlu dilaksanakan. Survei ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi kebijakan-kebijakan yang perlu diambil oleh pemerintahan pusat dan daerah seandainya pemerintah menerapkan kebijakan PSBB, KK, atau KW.